Ini Alasan Mengapa Foto Kamu Tidak Diterima di Shutterstock

alasan foto tidak diterima shutterstock

Ketika kamu upload foto atau video kamu ke Shutterstock akan direview sebelum disetujui dan tayang di portofolio kamu. Oleh karena itu foto yang original dan sesuai dengan S&K dari Shutterstock sangat lah penting.

Terkadang mungkin kamu bertanya-tanya, mengapa foto kamu tidak diterima Shutterstock padahal foto yang kamu submit kualitasnya bagus dan menarik. Tentunya banyak faktor yang menentukan sebuah karya fotografi diterima di Shutterstock.

Untungnya Shutterstock memberikan keterangan ketika produk fotografi kamu tidak diterima. Hal ini setidaknya bisa menjadikan pertimbangan dan pelajaran untuk kamu ketika akan melakukan foto atau video yang akan disubmit ke shutterstock.

Berikut ini ialah keterangan dari Shutterstock ketika foto kamu tidak diterima setelah proses review :

  1. Title: Title must be descriptive and relevant to the subject matter and must be in English. Titles cannot contain special characters, spelling/grammar errors, or repeat words/phrases in excess.

Judul harus deskriptif dan relevan dengan pokok bahasan dan harus dalam bahasa Inggris. Judul tidak boleh berisi karakter khusus, kesalahan ejaan / tata bahasa, atau pengulangan kata / frasa secara berlebihan.

  1. Noise / Film Grain : Content contains chrominance noise, luminance noise, sharpening noise, or film grain that detracts from the main subject.

Konten berisi derau chrominance, derau luminansi, derau penajaman, atau butiran film yang mengurangi subjek utama.

  1. Similar Content: This content is too similar to another image or clip that has already been submitted or published.

Konten ini terlalu mirip dengan gambar atau klip lain yang telah dikirimkan atau diterbitkan.

  1. Focus: The main subject is out of focus or is not in focus due to camera shake, motion blur, overuse of noise reduction, or technical limitations of the equipment used (e.g. autofocus searching, camera sensor quality, etc).

Subjek utama tidak fokus atau tidak fokus karena goyangan kamera, gerakan kabur, pengurangan noise yang berlebihan, atau batasan teknis peralatan yang digunakan (mis. Pencarian fokus otomatis, kualitas sensor kamera, dll).

  1. Missing Artwork Property Release: An artwork property release is required for this submission but was not provided. Content containing works of art, such as paintings and drawings, require a property release from the artist of the work.

Rilis properti karya seni diperlukan untuk pengiriman ini, tetapi tidak disediakan. Konten yang berisi karya seni, seperti lukisan dan gambar, memerlukan izin properti dari artis yang mengerjakannya.

  1. Visible Trademark: Content contains visible brand names or logos.

Konten berisi nama merek atau logo yang terlihat.

  1. Missing Model Release: A model release is required for this submission but was not provided.

Rilis model diperlukan untuk pengiriman ini, tetapi tidak diberikan.

  1. Intellectual Property: Content contains subject matter that potentially infringes on intellectual property rights (e.g. artwork, writing, sheet music, isolated modern architecture, or other objects protected by copyright).

Konten berisi materi pokok yang berpotensi melanggar hak kekayaan intelektual (misalnya karya seni, tulisan, partitur, arsitektur modern terisolasi, atau objek lain yang dilindungi hak cipta).

  1. Compression Artifacts: Content contains compression artifacts.

Konten berisi artefak kompresi.

  1. Exposure: Content is underexposed, overexposed, or is inconsistently exposed.

Konten kurang terang, terlalu terang, atau tidak terekspos secara konsisten.

  1. Sensitive Information: Content contains sensitive information such as signatures, credit card numbers, email addresses, isolated license plates, etc.

Konten berisi informasi sensitif seperti tanda tangan, nomor kartu kredit, alamat email, pelat nomor terisolasi, dll.

Supaya foto kamu diterima di Shutterstock memang membutuhkan usaha yang lebih agar memenuhi syarat dan ketentuan yang telah ditentukan. Tips dari saya, teruslah foto dan upload karena nggak ada ruginya juga. Lumayan kalo bisa gajian dari shutterstock tiap bulan kan?

Baca Juga : Cara Mendapatkan Uang Dari Shutterstock Dengan Mengupload Foto Atau Video

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *