Cara Atasi Jerawat Karena Salah Pakai Skincare

cara mengatasi jerawat

Cara Atasi Jerawat Karena Salah Pakai Skincare – Bagaimana cara mengatasi wajah berjerawat disebabkan salah pemakaian skin care? dibawah ini ialah artikel yang bersumber dari klikdokter.com yang ditulis oleh dr. Devia Irine Putri.

Hal yang menimbulkan jerawat saat ini masih belum diketahui, akan tetapi terdapat beragam faktor yang telah diketahui berhubungan dengan penyakit kulit yang satu ini:

Tingkat Stres

Terkait: Cream HN Bahaya Nggak sih Kak Buat Kulit?

  1. Faktor pemicu hormonal. Salah satu faktor penting yang memicu timbulnya jerawat ialah bertambahnya produksi hormon testosteron, yang ada pada tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terkandung dalam tubuh pria maupun wanita mampu menyebabkan timbulnya jerawat dengan cara merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk lebih banyak memproduksi minyak kulit (sebum) secara ekstra.
  2. Kelenjar minyak yang sangat aktif
  3. Bakteri yang ada di pori-pori kulit

Hal tersebut diatas sangat penting untuk diperhatikan karena pengobatan jerawat yang ada saat ini juga sangat memperhatikan faktor-faktor di atas. Jerawat bisa timbul kembali bila faktor-faktor di atas tidak mampu dikontrol dengan seksama.

Apa yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi jerawat?

  1. Rajinlah melakukan cuci muka setidaknya 2x sehari dengan sabun yang tidak banyak busanya
  2. Lakukan diet rendah lemak dan karbohidrat, termasuk juga dengan menjauhi makanan yang mengandung gula
  3. Mulailah hidup teratur, sehat, berolahraga setidaknya 3x/minggu kurang lebih 30 menit
  4. Selalu hindari keadaan yang memicu stress
  5. Mmmakai kosmetik atau skincare dengan seadanya saja, hindari juga kosmetik dengan bahan dasar minyak (foundation, BB cream, bedak padat)
  6. Hindarilah kegiatan yang mampu membuat kelenjar minyak berproduksi dengan berlebihan seperti: alkohol, makanan pedas, rokok
  7. Hindari sebisa mungkin polusi udara
  8. Jangan memencet jerawat karena bisa membuat erupsi jerawat pada kulit
Terkait:  Testimoni Diet Keto Selama 7 Hari – BB Turun 5 kg

Faktor Kulit Berminyak

Jenis kulit berminyak merupakan jenis kulit yang mempunyai risiko tinggi untuk munculnya jerawat. Selain itu juga pengobatan jerawat memang membutuhkan faktor kesabaran, karena sangat membutuhkan pengendalian pola makan, kebiasaan membersihkan wajah, pengendalian stress dan lain sebagainya

Salah satu cara untuk mengobati jerawat ialah dengan cara mengurangi produksi minyak pada kulit, infeksi bakteri yang harus dilawan, pergantian sel kulit yang dipercepat juga mengobati peradangan.

Pada sebagian besar obat-obatan jerawat pada umumnya, belum dapat memberikan hasil yang optimal pada 4-6 minggu pertama. Untuk pengobatan yang diberikan bisa termasuk juga pengobatan luar serta obat-obatan yang diminum.

Semua obat untuk mengurangi jerawat tersebut mampiu menimbulkan iritasi dan efek samping pada kulit . Oleh karena itu pemakaiannya harus dengan pengawasan dokter.

Untuk diketahui, pengobatan jerawat membutuhkan jangka waktu lama dan juga kesabaran. Disarankan supaya tidak berganti-ganti dokter dikarenakan pengobatan kulit berjerawat karena salah skincare memang membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga hal ini memerlukan pemantauan dan kesabaran dari pasien.

Apabila kerap berganti-ganti dokter, maka setiap dokter baru biasanya akan memulai diagnosa dan pengobatan dari mula kembali. Keluhan yang kamu sampaikan tentang kondisi jerawat pada saat ini ialah keluhan yang kerap terjadi ketika proses mengobati jerawat.

Karena untuk mengobati jerawat tersebut berbeda-beda dan tergantung dari sebagaimana kondisi parahnya jerawat. Sangat disarankan untuk kamu mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk bisa mendapatkan terapi kulit yang sesuai dengan kondisi kulit.

Terkait:  Perbedaan Ikan Cupang Koi dan Ikan Cupang Fancy

sumber artikel: https://www.klikdokter.com/tanya-dokter/read/3650030/mengatasi-jerawat

Baca Juga: Gejala Kebotakan Berpola Yang Patut Diketahui

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.