Jalangkote, Cemilan Khas Sulawesi. Dari Isian Ubi Sampai Daging Kuda.

Mungkin banyak yang belum tahu jika Jalangkote ialah kudapan khas Sulawesi. Bentuknya yang mirip sekali dengan kue pastel menjadikan orang yang belum tahu pasti mengira ini ialah pastel. Jalangkote sangat berarti bagi masyarakat Sulawesi, karena merupakan hidangan khas Makassar untuk takjil di bulan Ramadhan.

Jalangkote ini berasal dari kata ‘jalang’ yang berarti jalan dan juga ‘kote’ yang artinya berkotek-kotek ataupun berteriak. Diberikan nama itu karena jaman dulu jalangkote ini dijual oleh anak kecil dengan cara berjalan kaki sambil berteriak-teriak.

Akan Tetapi jalangkote dan pastel ternyata punya beberapa perbedaan yang sangat mencolok dari kulit, bumbu-bumbu dan isiannya.

Kulit pastel lebih tebal daripada jalangkote

Kalau pastel kulitnya lebih mirip tekstur puff dan lebih tebal dari jalangkote. Kulit jalangkote ini juga memiliki tampilan yang agak menggembung. Berbeda dengan pastel yang cenderung lebih halus, karena didapatkan dari campuran minyak panas ke dalam adonan tepung terigu dan air untuk membuat kulit.

Jalangkote makassar
Jalangkote khas makassar

Isi yang lebih brvariasi dan berbeda di setiap daerah di Sulawesi

Untuk isian jalangkote tidak jauh berbeda dari isian pastel cuma lebih beragam dan terdapat rempah yang signifikan. Jalangkote memakai rempah yang berupa pala dan jintan yang tidak dipakai campuran rempah untuk isian pastel.

Artikel Terkait:  Resep Pempek Kulit Ikan, Praktis dan Mudah

Jalangkote memiliki isian yang bervariasi sesuai dengan asal daerah di Sulawesi. Setiap kabupaten itu berbeda bahan untuk isiannya. Sebagai contoh jika di Jeneponto sulit mendapatkan daging sapi, namun daging kuda sangat mudah ditemukan. Maka disana tidak ada isian jalangkote menggunakan daging sapi.

Isian yang paling sering digunakan ialah daging sapi, daging ayam, daging ikan, dan sayuran. Di Makassar kamu juga dapat dengan gampang menemukan jalangkote dengan isian yang berupa daging, soun, dan kentang.

Saus penyerta jalangkote ini juga berbeda dari pastel. Bila pastel dimakan dengan cabai rawit, jalangkote ini biasanya disajikan dengan sambal cair yang berisi cuka dan cabai, rasanya gurih-gurih asam dan pastinya lezat.

Nah, lain kali kamu ketemu pastel atau jalangkote mau pilih yang mana?

Baca Juga : Roti Tan Ek Tjoan, Roti Legendaris Dari Jakarta

Related Posts

Resep Tumis Pakcoy Tahu

Tahukah kamu bahwa tumis kecap tahu pakcoy merupakan salah satu hidangan khas Indonesia yang sangat lezat? Dengan bahan-bahan sederhana dan langkah-langkah yang mudah, kamu bisa mencoba membuat…

Resep Sate Maranggi Hj Yetty

Sate Maranggi: Nikmatnya Kuliner Khas Purwakarta Apa yang Anda pikirkan saat mendengar kata “sate”? Mungkin kebanyakan dari kita akan langsung membayangkan potongan daging yang ditusuk dengan bambu…

Resep Sate Klopo

Sate Klopo adalah makanan khas Malaysia dan Indonesia yang memiliki cita rasa yang khas dan lezat. Sate Klopo juga dikenal sebagai sate kelapa, karena menggunakan kelapa sebagai…

Resep Tumis Kangkung Sederhana

Siapa yang tidak menyukai tumis kangkung? Menu ini sangat populer di Indonesia karena rasanya yang enak dan mudah untuk disiapkan. Tumis kangkung juga merupakan pilihan yang sehat…

Resep Sambal Bawang Ayam Geprek

Siapa yang tidak suka dengan Ayam Geprek Sambal Bawang? Rasanya yang pedas dan gurih sangat cocok di lidah pecinta makanan pedas. Saat ini, banyak sekali resep Ayam…

Resep Bumbu Sate Padang

Sate Padang adalah salah satu hidangan tradisional yang sangat terkenal di Indonesia. Hidangan ini berasal dari daerah Padang, Sumatera Barat, dan memang menjadi favorit di seluruh negeri….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *