Perkiraan Biaya Perbaikan Mobil Bekas

Karena sesuatu hal, akhirnya mobil pertama harus dijual. Sayang juga sih sebenernya, tapi apa boleh buat kebutuhan lebih mendesak. Pilihan akhirnya jatuh ke Baleno 2001. Secara keseluruhan fitur mobil ini sudah mirip-mirip dengan mobil yang dijual kemarin, cuma PR nya banyak.

Benar juga, perkiraan biaya perbaikan jika kamu membeli mobil bekas setidaknya harus sediakan 5-10 juta rupiah yang siap-siap untuk dikeluarkan. Tadinya saya kira nggak sebesar itu untuk biaya perbaikan mobil , akan tetapi setelah keluar masuk bengkel beberapa kali selama +- 2 tahunan kebelakang sampai juga ke nomor 7 digit.

Sedikit Mengenai Fitur Baleno (diambil dari topgir.com) :

  • Mesin : 1.5 Liter G15B
  • Konfigurasi : 4 silinder segaris 16 katup SOHC
  • Tenaga : 103 HP @6000RPM (1.5)
  • Torsi : 128 Nm @4500 RPM (1.5)
  • Bore x stroke : 75 mm x 90 mm
  • Rasio Kompresi :9.5 : 1
  • Konsumsi BBM : 10-12 km/l (dalam kota) & 14-17 km/l (luar kota) perkiraan
  • Transmisi : Manual 5 speed/ Matic 4 speed
  • Suspensi : Depan McPherson Strut independen, belakang independent per keong
  • Tahun Penjualan : 1999 – 2001 (1.5)

Jika kamu senang atau hobi mengutak-atik mobil, maka keputusan untuk membeli mobil bekas akan menjadi sesuatu hal yang mengasyikkan.

Hari pertama mobil diterima, langsung saya bawa ke bengkel dekat rumah. Hal pertama yang saya lakukan ialah tune up dan ganti oli, serta minta rekomendasi teknisi apa saja yang prioritas harus di ganti segera. Teknisi langsung menunjuk beberapa poin, yaitu : kaki – kaki, ban, balancing, dan spooring, juga radiator. Waduh banyak juga ya PR nya untuk orang yang awam mengenai mesin mobil.

Singkat cerita, mobil ini lumayan ok juga buat lari tapi dengan beberapa kali perbaikan bisa lebih nyaman buat berkendara. Baru beberapa bulan, si Baleno minta jajan.

Ada oli bocor di ubin garasi, tanpa pikir panjang langsung meluncur ke bengkel. “Pipa power steering harus diganti pak, bocor!”

Lebih lengkapnya kira-kira berikut daftar reparasi untuk Baleno 2001 :

  • Pipa power steering – Bocor
  • Pipa radiator – Getas/bocor
  • Servis radiator – bocor
  • Ganti Ban baru 4 pcs
  • spooring dan balancing
  • Kipas fan AC – Lemah
  • Service AC
  • Ganti Accu – bawaan mobil lama
  • Ganti Relay lampu – bawaan mobil lama (lemah)
  • Ganti Lampu bohlam head lamp – lemah
  • Ganti Engine Mounting 4 pcs
  • Ganti Fog Lamp – Mati
  • Ganti Wiper Blade
  • Dinamo starter – Service
  • Service power window
  • Ganti Belt Kompresor AC
  • Ganti/Service rem depan dan belakang
  • Ganti Kaki Depan dan Belakang
  • Ganti Kopling

Banyak juga ya, itu yang saya ingat. Kesemuanya itu kasus per kasus, jadinya ketika ada masalah langsung di bawa ke bengkel. Pernah kejadian sehabis ganti kopling ada kabel yang tidak terhubung dari ACCU. Hasilnya mobil tidak mau di starter, setelah coba-coba mencari dimana harusnya berada ternyata ketemu juga dimana kabel itu harus berada.

Tips

  • Jalinlah hubungan baik dengan teknisi bengkel langganan, gali informasi sebanyak mungkin. Jangan sungkan untuk bertanya, walaupun hal yang menurut kamu konyol sekalipun.
  • Setidaknya kamu punya 2 bengkel langganan yang bisa kamu percaya. Kalau saya cocok-cocokan saja, kalau setelah melakukan service terus tidak ada masalah yang berlanjut atau merembet, maka biasanya saya akan kembali ke bengkel tersebut
  • nah ini yang paling penting. Teknisi/bengkel yang jujur merupakan hal yang penting banget. Dari masalah kerusakan, harga spare parts, solusi yang ditawarkan dan seterusnya. Kalo nggak, dari pengalaman saya kamu akan kecewa.
  • Rajin cek atau bandingkan harga spare parts online, jangan sampai kamu kecewa ketika selesai service dan kamu membayar biaya spare parts lebih mahal. Saya biasanya membandingkan harga dengan tokopedia atau bukalapak, jadinya sekarang lebih tahu berapa harga spare parts mobil
  • Toko langganan spareparts dekat rumah. Pengalaman saya setiap bengkel biasanya tidak selalu lengkap menyediakan spareparts mobil. Ketika memeriksa mobil dan ada kerusakan, mereka akan langsung membeli ke toko spareparts yang besar. Nah, ini gunanya komunikasi yang baik dengan teknisi . Tanya aja, kalo beli spare parts ini yang dekat dimana. Biasanya kamu langsung dikasih tahu.
  • Ikut klub mobil. Tergantung dari mobil kamu, ikut klub mobil banyak manfaatnya, selain menambah teman kamu juga bias menanyakan hal-hal teknis mengenai kondisi mobil kamu jika kebetulan ada masalah. Untuk klub mobil Baleno di Facebook kamu bisa gabung disini

Membeli mobil bekas memang menantang, karena kamu belum tahu sejarah mobil tersebut. Anggaplah kondisi mobil yang kamu terima sekitar 60%-70%, yang 30%-40% nya siap-siap untuk di service, jadinya ya siap-siap biaya. Lain halnya jika kamu memutuskan untuk membeli mobil baru, tinggal pakai saja tanpa harus melakukan pemeriksaan mobil secara menyeluruh.

Semoga artikel Perkiraan Biaya Perbaikan Mobil Bekas diatas berguna.

Baca Juga : Mau Bikin SKCK, Baca Ini Dulu

 

 


Leave a Reply