Cara Naik MRT Jakarta Pertama Kali Biar Nggak Keliatan Norak

Setelah ditunggu sekian lama, warga ibu kota sekarang telah mempunyai MRT Jakarta, wah senangnya ya! Tapi kalo baru pertama kali naik MRT Jakarta bingung juga ya bagaimana caranya?

Selama ini kita cuma bisa menikmati fasilitas moda transportasi kereta modern bawah tanah ini ketika di luar negeri saja. Akan tetapi sekarang kita bisa beraktivitas di Jakarta dan nggak perlu khawatir lagi kalo macet walaupun hanya di rute tertentu saja.

MRT Jakarta, Sumber : Instagram/@salmanbiroe

Sarana publik MRT Jakarta ini telah beroperasi sejak 24 April tahun 2019. MRT ini juga melengkapi transportasi publik di ibu kota yang telah ada terlebih dahulu seperti TransJakarta dan KRL Jabodetabek. Akan tetapi yang menjadi bedanya ialah, MRT Jakarta memakai kombinasi lintasan melayang dan bawah tanah yang tentunya jauh lebih efektif untuk mengurangi kemacetan di beberapa ruas jalan.

Rata rata Jarak Tempuh MRT 2019

Sebelum ada MRT, rata-rata waktu tempuh yang diperlukan dari Lebak Bulus, Jakarta Selatan ke Senayan, Jakarta Pusat yang berjarak sekitar 12 kilometer ialah sekitar 60 – 90 menit. Lama juga ya? Tapi, kalau kamu naik MRT Jakarta, maka waktu tempuh bisa kamu potong menjadi 20 menit! Wah, beda banget ya?

Terus cara naik MRT Jakarta gimana? Beli Tiket MRT atau bayar Cash di dalem? Kalo ini kali pertama kamu berencana naik MRT Jakarta, maka artikel ini berguna untuk kamu.

Cara Naik MRT Jakarta, Gimana Sih?

MRT Jakarta, Sumber : Tribunnews

Datang ke Stasiun MRT ya Gaes.

Tentunya kamu harus ke statsiun MRT, masa ke penghulu ya.. wkwkwkwk …

Nah kamu bisa mendatangi salah satu stasiunnya untuk menjajal MRT Jakarta yang keren badai itu. Pada pembangunan tahap pertama ini baru menghubungkan antara Lebak Bulus dan Bundaran HI saja, dan terdapat 13 stasiun yang bisa kamu lewati, nama-nama stasiun MRT tersebut ialah:

  • Stasiun Lebak Bulus
  • Stasiun Fatmawati
  • Stasiun Cipete Raya
  • Stasiun Haji Nawi
  • Stasiun Blok A
  • Stasiun Blok M
  • Stasiun ASEAN
  • Stasiun Senayan
  • Stasiun Istora Mandiri
  • Stasiun Bendungan Hilir
  • Stasiun Setiabudi Astra
  • Stasiun Dukuh Atas
  • Stasiun Bundaran HI

Pastikan Stasiun Tujuan sebelum Membeli Tiket MRT Jakarta

Biar nggak keliatan norak ya gaes, kamu tentuin dulu stasiun tujuan, kamu bisa langsung ke loket tiket MRT untuk membeli tiket berbentuk kartu. Inget ya kamu harus ANTRI! Jangan malu-maluin! O iya untuk tiketnya Kamu dapat memilih kartu single trip atau multi trip. Kartu single trip Cuma untuk sekali naik, multi trip bisa kamu gunakan berkali-kali.

Kartu Jelajah MRT, JakLingko, E-Money, Tap cash, E-Tollcard, Flazz BCA, Jackcard bisa digunakan untuk naik MRT Jakarta. Sumber : biexecutivehotel.com

Akan tetapi jika kamu sudah punya uang elektronik/E-Money, kamu nggak perlu lagi antre buat untuk membeli kartu MRT Jakarta. Pastikan saldo uang E-Money nya cukup ya gaes. Cara Naik MRT dengan E-Money ini juga praktis karena kamu nggak harus beli tiket lagi, cukup tapping seperti naik Busway.

Siapkan Kartu Sebelum Masuk ke dalam Gate

Siapkan tiket MRT kamu atau E-Money supaya kamu bisa melewati gate. Masuki gate MRT dengan cara tapping tiket atau uang elektronik kamu ke mesin tapping kartu. Biar nggak bingung, letak tempat tapping kartu ada di sebelah kanan. Dan ada tulisan “Tempelkan Kartu” yang berwarna kuning untuk memudahkan kamu untuk tapping.

Nah, jika saldo kamu nggak cukup, maka secara otomatis pintu gate akan menutup kamu nggak bisa masuk ke peron MRT Jakarta. Bila pada layar gate muncul tulisan “Terima Kasih” juga terdapat rincian sisa saldo uang E-Money kamu, maka transaksi berhasil.

Cari Peron di Lantai Atas/Bawah

Jangan bingung ya stasiun MRT ada dua jenis: di atas (Layang ) dan dan di bawah (bawah tanah), biar kamu nggak bingung pastikan ikuti arah jalannya alias petunjuknya. Sebagai contoh, cara naik MRT Jakarta dari stasiun Lebak bulus, maka kamu harus naik eskalator (tangga jalan), elevator (lift) atau tangga manual terlebih dahulu. Karena letak stasiunnya yang layang (diatas).

Namun jika stasiunnya dibangun di bawah tanah seperti Stasiun Bendungan Hilir, kamu harus menuruni tangga atau menggunakan elevator (lift) turun agar bisa mencapai peron.

Antre Sebelum Masuk Gerbong Kereta

Cara naik MRT biar nggak norak ialah sebelum kereta datang kamu harus berbaris sesuai garis batas sebelum masuk kereta, biar tertib. Ada 2 garis yaitu hijau dan kuning. Garis hijau berfungsi untuk penumpang yang keluar dari kereta, dan garis kuning sebagai batas bagi penumpang yang mau memasuki MRT.

Jangan lupa setelah kamu didalam keretea, terdapat tempat khusus untuk Lansia, ibu hamil dan orangtua yang memebawa bayi. Jangan sampai tempat duduk mereka kamu tempati ya.

Baca Juga : Enakan Mana Ayam Bakar Solo Sama Chicken Rice yang Dapet 1 Star Michelin di Singapura?

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *